Cara Polisi Musnahkan 18,5 Kg Obat Mercon di Pantai Ketawang Indah Purworejo



Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO – Kepolisian Resor (Polres) Purworejo memusnahkan barang bukti hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) Candi 2024 yang digelar pada 6-24 Maret 2024.

Barang bukti yang dihancurkan itu adalah 18,5 kg bubuk bahan peledak, 1.082 petasan, 2.390 petasan renteng, 75 lembar sumbu petasan, dan empat ikat sumbu petasan yang masing-masing berisi 50 sumbu petasan.

Pemusnahan barang bukti hasil Operasi Pekat Candi 2024 itu dilaksanakan di Pantai Ketawang Indah, Desa Ketawang, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, pada Kamis (28/3/2024).

Kasubagbinops Bagops Polres Purworejo, AKP Purwanto, mengatakan pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar atau burning.

“Kami melakukan disposal atau pemusnahan bahan peledak obat mercon dibantu oleh Tim Jibom Gegana Polda Jateng. Jadi disposal dilaksanakan dengan cara burning atau dibakar,” kata AKP Purwanto, Jumat (29/3/2024).

Ia menjelaskan, mekanisme pemusnahan dilakukan dengan cara menggali tanah lalu menaburkan serbuk bahan peledak di atasnya.

Kemudian, serbuk-serbuk tersebut di bakar sampai tidak bersisa.

Cara tersebut dinilai lebih aman bagi tim peledak maupun warga sekitar lokasi pemusnahan dibanding memusnahkan dengan meledakkan.

“Karena hentakan dari ledakan dapat memberi efek rusak bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Menurut AKP Purwanto, bahan peledak yang dimusnahkan tergolong low eksplosif atau memiliki daya ledak kecil.

Kendati demikian tetap berbahaya jika jumlahnya banyak, semisal kasus ledakan petasan yang terjadi di Kaliangkrik, Magelang pada tahun lalu.

“Dalam jumlah sedikit pun banyak kasus semisal jari tangan putus karena terkena ledakan mercon atau petasan. Sejauh ini banyak sekali kasus ledakan mercon terjadi, salah satunya di Magelang yang sampai menghancurkan rumah. Jenisnya pun sama seperti obat pembuat kembang api atau istilahnya obat mercon,” papar dia.

Adapun, barang bukti Operasi Pekat Candi tersebut diamankan polisi dari tersangka AS (43) dan AG (27), warga Desa Dilem, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Mereka dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Tentang senjata api dan peledak juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dengan acaman hukum maksimal 20 tahun penjara. (Tribunjogja.com/drm)

 





Selengkapnya : https://jogja.tribunnews.com/2024/03/29/cara-polisi-musnahkan-185-kg-obat-mercon-di-pantai-ketawang-indah-purworejo

Sumber : https://jogja.tribunnews.com/2024/03/29/cara-polisi-musnahkan-185-kg-obat-mercon-di-pantai-ketawang-indah-purworejo