INFODIJOGJA
Teknologi 08 October 2026

MikroTik Tidak Bisa Internet: Penyebab dan Solusi

MikroTik Tidak Bisa Internet: Penyebab dan Solusi

MikroTik sudah terhubung ke modem atau ISP, tetapi client tidak bisa mengakses internet? Masalah ini cukup umum dan bisa disebabkan oleh default route, NAT, DNS, DHCP, firewall, atau konfigurasi interface.

Tutorial ini membahas cara mengetahui penyebab MikroTik tidak bisa internet dan langkah memperbaikinya secara sistematis.

Penyebab MikroTik Tidak Bisa Internet

Beberapa penyebab paling umum:

  1. Default route/gateway belum benar
  2. NAT masquerade belum dibuat
  3. DNS MikroTik belum dikonfigurasi
  4. IP address WAN atau LAN salah
  5. DHCP Client tidak mendapatkan IP dari ISP
  6. Firewall memblokir koneksi
  7. Interface WAN/LAN salah
  8. Router bisa internet tetapi client tidak bisa
  9. Kabel atau koneksi ISP bermasalah
  10. Ada konfigurasi routing yang salah

Cara paling cepat adalah melakukan pengecekan dari MikroTik terlebih dahulu.


1. Cek Apakah MikroTik Mendapat IP dari ISP

Buka Winbox → IP → DHCP Client.

Pastikan interface yang terhubung ke modem/ISP memiliki status:

Status: bound

Contoh:

 
Interface: ether1
Status: bound
Address: 192.168.1.100/24
Gateway: 192.168.1.1
 

Jika statusnya searching, berarti MikroTik belum mendapatkan IP dari DHCP server ISP/modem.

Coba cek menggunakan terminal:

 
/ip dhcp-client print
 

Jika menggunakan IP static, cek:

 
/ip address print
 

Pastikan IP WAN sudah sesuai dengan konfigurasi dari ISP.


2. Cek Default Route

Setelah mendapatkan IP, cek apakah MikroTik mempunyai gateway/default route.

Gunakan:

 
/ip route print
 

Cari route:

 
0.0.0.0/0
 

Contoh konfigurasi yang benar:

 
0.0.0.0/0 gateway=192.168.1.1
 

Jika tidak ada 0.0.0.0/0, MikroTik tidak tahu ke mana harus mengirim trafik internet.

Jika menggunakan DHCP

Biasanya default route akan dibuat otomatis apabila DHCP Client dikonfigurasi untuk menerima default route.

Cek:

 
/ip dhcp-client print detail
 

3. Test Internet dari MikroTik

Sebelum mengecek laptop atau HP, lakukan test langsung dari router.

Ping IP Google

 
/ping 8.8.8.8
 

Jika muncul:

 
SEQ HOST            SIZE TTL TIME
0   8.8.8.8         56   117 20ms
1   8.8.8.8         56   117 19ms
 

berarti MikroTik sudah dapat mengakses internet.

Jika:

 
timeout
 

kemungkinan masalah ada pada:

  • gateway
  • routing
  • koneksi ISP
  • firewall
  • konfigurasi WAN

4. Cek DNS MikroTik

Jika:

 
/ping 8.8.8.8
 

berhasil tetapi:

 
/ping google.com
 

gagal, kemungkinan besar masalahnya adalah DNS.

Cek konfigurasi:

 
/ip dns print
 

Pastikan DNS server tersedia.

Contoh:

 
/ip dns set servers=8.8.8.8,1.1.1.1
 

Kemudian test:

 
/ping google.com
 

Jika berhasil, berarti koneksi internet sebenarnya sudah normal dan masalah sebelumnya berada pada DNS.


5. Pastikan NAT Masquerade Sudah Ada

Ini adalah salah satu penyebab paling sering ketika:

MikroTik bisa internet, tetapi HP/laptop yang terhubung ke MikroTik tidak bisa internet.

Buka:

IP → Firewall → NAT

Pastikan terdapat rule:

 
Chain: srcnat
Out. Interface: ether1
Action: masquerade
 

Atau melalui terminal:

 
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
 

Jika interface WAN Anda bukan ether1, ganti dengan interface yang benar.

Misalnya WAN menggunakan pppoe-out1:

 
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=pppoe-out1 action=masquerade
 

6. Cek IP Address LAN

Pastikan interface LAN memiliki IP address.

Contoh:

 
/ip address print
 

Hasilnya bisa seperti:

 
192.168.88.1/24
 

Misalnya:

 
192.168.88.1/24 interface=bridge
 

Client kemudian mendapatkan IP:

 
192.168.88.10
 

Jika client tidak mendapatkan IP, periksa DHCP Server.


7. Cek DHCP Server

Buka:

IP → DHCP Server

Atau gunakan:

 
/ip dhcp-server print
 

Pastikan DHCP Server aktif.

Cek juga IP Pool:

 
/ip pool print
 

Dan network DHCP:

 
/ip dhcp-server network print
 

Contoh:

 
Address: 192.168.88.0/24
Gateway: 192.168.88.1
DNS Server: 192.168.88.1
 

Jika laptop mendapatkan IP 169.254.x.x, biasanya client gagal mendapatkan IP dari DHCP Server.


8. Cek Firewall

Firewall MikroTik yang salah konfigurasi juga dapat menyebabkan internet tidak berfungsi.

Cek:

 
/ip firewall filter print
 

Perhatikan rule yang menggunakan:

 
action=drop
 

atau:

 
action=reject
 

Untuk troubleshooting, periksa apakah rule firewall memiliki counter yang terus bertambah ketika client mencoba mengakses internet.

Jangan langsung menghapus seluruh firewall karena firewall juga berfungsi melindungi router.


9. Jika MikroTik Bisa Ping Internet tetapi Client Tidak Bisa

Ini adalah skenario yang sangat umum.

Gunakan urutan pengecekan:

 
Client
   ↓
DHCP
   ↓
IP LAN MikroTik
   ↓
NAT
   ↓
Default Route
   ↓
WAN
   ↓
Internet
 

Test dari client:

 
ping 192.168.88.1
 

Jika gagal → masalah LAN.

Jika berhasil, test:

 
ping 8.8.8.8
 

Jika gagal → cek NAT/firewall/routing.

Jika berhasil, test:

 
ping google.com
 

Jika gagal → cek DNS.


10. Cek Gateway ISP

Jika MikroTik menggunakan IP static, pastikan gateway benar.

Contoh:

 
/ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1
/ip route add gateway=192.168.1.1
 

Kemudian:

 
/ping 192.168.1.1
 

Jika gateway tidak bisa diping, periksa:

  • IP address
  • subnet mask
  • interface
  • kabel
  • modem/ONT
  • konfigurasi ISP

11. Troubleshooting dengan Torch

MikroTik menyediakan fitur Torch untuk melihat trafik yang melewati interface.

Buka:

Tools → Torch

Pilih interface LAN atau WAN.

Torch berguna untuk mengetahui apakah trafik dari client benar-benar keluar dari router.

Anda juga bisa menggunakan:

 
/tool torch ether1
 

Ganti ether1 dengan interface yang ingin diperiksa.


12. Urutan Troubleshooting Paling Cepat

Jika ingin menemukan masalah tanpa memeriksa semua konfigurasi, gunakan urutan berikut.

Test 1 — Ping gateway

 
/ping 192.168.1.1
 

Jika gagal → masalah WAN/gateway.

Test 2 — Ping internet

 
/ping 8.8.8.8
 

Jika gagal → masalah routing atau ISP.

Test 3 — Ping domain

 
/ping google.com
 

Jika gagal → masalah DNS.

Test 4 — Test dari client

 
ping 192.168.88.1
 

Jika gagal → masalah LAN.

Test 5 — Test IP internet dari client

 
ping 8.8.8.8
 

Jika gagal → cek NAT/firewall.

Test 6 — Test domain dari client

 
ping google.com
 

Jika gagal tetapi 8.8.8.8 berhasil → cek DNS.


Konfigurasi Dasar MikroTik agar Client Bisa Internet

Untuk konfigurasi sederhana, struktur jaringan dapat dibuat seperti:

 
Internet
   │
Modem / ISP
   │
ether1
   │
MikroTik
   │
bridge
   │
Switch / WiFi
   │
Client
 

Contoh:

 
WAN : ether1
LAN : bridge
LAN IP : 192.168.88.1/24
DNS : 1.1.1.1 / 8.8.8.8
NAT : masquerade
DHCP : aktif
 

Contoh NAT:

 
/ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade
 

DNS:

 
/ip dns set servers=1.1.1.1,8.8.8.8 allow-remote-requests=yes
 

Kesimpulan

Jika MikroTik tidak bisa internet, jangan langsung melakukan reset konfigurasi. Cari masalah berdasarkan jalur koneksi:

WAN → Gateway → Route → DNS → NAT → LAN → Client

Perintah yang paling berguna untuk diagnosis adalah:

 
/ip address print
/ip route print
/ip dns print
/ip dhcp-client print
/ip dhcp-server print
/ip firewall nat print
/ip firewall filter print
/ping 8.8.8.8
/ping google.com
 

Dengan melakukan pengecekan tersebut, biasanya penyebab MikroTik tidak bisa internet dapat ditemukan tanpa harus melakukan konfigurasi ulang dari awal.

FAQ

Kenapa MikroTik terhubung tetapi tidak bisa internet?
Periksa default route, gateway ISP, DNS, dan koneksi WAN.

Kenapa MikroTik bisa internet tetapi HP tidak bisa?
Periksa DHCP Server, NAT masquerade, firewall, dan konfigurasi LAN.

Kenapa bisa ping 8.8.8.8 tetapi tidak bisa membuka Google?
Kemungkinan besar masalah DNS.

Apa penyebab paling umum client MikroTik tidak bisa internet?
NAT masquerade yang belum benar, DHCP yang bermasalah, atau firewall yang memblokir trafik.

Apakah harus reset MikroTik jika tidak bisa internet?
Tidak. Sebaiknya lakukan troubleshooting dari WAN → routing → DNS → NAT → LAN terlebih dahulu.

Bagikan artikel ini